Selasa, 03 April 2012

ISO 50001 Sistem Manajemen Energi


Aliran energi yang transparan, meningkatkan efisiensi energi, biaya energi yang lebih sedikit
.Meningkatnya biaya untuk energi, persyaratan untuk menangani sumber daya secara bertanggung jawab, dan peningkatan perdagangan global semua memerlukan pendekatan baru dan kongkret untuk penggunaan energi. Mengingat persyaratan hukum yang ketat untuk perlindungan iklim dan insentif yang ditawarkan oleh berbagai program bantuan, konsep manajemen energi yang berkelanjutan terus mendapatkan makna yang penting. Diterbitkan pada bulan Juni 2011, standar internasional ISO 50001 - Sistem manajemen energi membantu organisasi mengintegrasikan tanggung jawab mereka ke suatu sistem manajemen yang holistik, dan mengambil kesempatan yang ditawarkan.

Tujuan keseluruhan dari ISO 50001 adalah untuk mendukung organisasi dalam upaya mereka menyusun dan mengimplementasikan suatu sistem manajemen energi yang komprehensif, serta untuk terus meningkatkan kinerja energi mereka. Berdasarkan pemenuhan persyaratan hukum, identifikasi dan analisa dari semua yang berhubungan dengan pertimbangan energi, membuat transparan aliran energi, menghemat biaya, dan mengurangi emisi gas rumah kaca. ISO 50001 membantu organisasi dalam meraih tujuan yang berhubungan dengan energi secara sistematis, komprehensif, berorientasi pada tujuan dan sasaran yang berkelanjutan.
Struktur dari ISO 50001

  • Menentukan kebijakan energi



  • Melakukan proses perencanaan energi



  • Menentukan tujuan energi, target dan rencana kerja serta tanggung jawab dan sumber daya



  • Pengawasan yang sistematis



  • Melaksanakan potensi penghematan



  • Meningkatkan kinerja energi




  • Guna memfasilitasi implementasi ISO 50001, struktur standard ini berdasarkan pada elemen standar sistem manajemen ISO pada umumnya, misalnya sistem manajemen lingkungan ISO 14001, dimana ISO 14001 ditujukan dengan area yang relevan dengan lingkungan, seperti manajemen sumber daya, sistem operasi, dan semua proses yang ditujukan untuk realisasi produk, termasuk emisi mereka dan limbah beserta buangan lainnya. ISO 50001 berfokus pada kinerja energi pada suatu organisasi. Standar ini menempatkan penekanan khusus pada identifikasi pertimbangan energi spesifik perusahaan, definisi yang berhubungan dengan tujuan energi dan rencana tindakan, catatan terperinci dari aliran energi dalam suatu organisasi, dan mekanisme yang tepat untuk pemantauan. ISO 50001 menyediakan dasar untuk perbaikan berkesinambungan sistem manajemen energi. Pengumpulan sistematis dan pelaksanaan persyaratan hukum memberikan organisasi meningkatkan kepastian hukum di area ini.
    ISO 50001 juga menerapkan siklus PDCA oleh Deming dengan versi yang disesuaikan dengan persyaratan dari kinerja energi suatu organisasi.
    Plan

  • Manajemen Puncak




  • Wakil Manajemen




  • Kebijakan energi




  • Persyaratan hukum dan persyaratan lainnya




  • Kajian energi




  • Acuan energi (energy baseline)




  • Indikator kinerja energi




  • Tujuan/sasaran dan rencana tindakan




  • Do

  • Kompetensi, pelatihan dan kesadaran




  • Komunikasi




  • Persyaratan dokumen




  • Kontrol dokumen




  • Kontrol operasional




  • Desain




  • Pengadaan energi, layanan produk, peralatan dan energi




  • Check

  • Monitoring, pengukuran dan analisa




  • Evaluasi kepatuhan terhadap persyaratan hukum dan persyaratan lainnya




  • Ketidaksesuaian, perbaikan, tindakan perbaikan dan tindakan pencegahan




  • Kontrol catatan




  • Audit internal Sistem Manajemen Energi




  • Act

  • Masukan terhadap tinjauan energi




  • Hasil dari tinjauan energi




  • Keuntungan
    Penerapan sistem manajemen energi kerap kali memungkinkan perubahan organisasi yang sederhana untuk menghasilkan penghematan yang signifikan tanpa memerlukan investasi yang besar.


  • Aliran energi menjadi transparan



  • Perbaikan berkesinambungan dari kinerja energi melalui pengawasan terus menerus dari aliran energi



  • Evaluasi desain dan kegiatan pengadaan yang berhubungan dengan kinerja energi



  • Identifikasi potensi penghematan energi melalui analisa data



  • Pengurangan biaya energi dan emisi gas rumah kaca



  • Proses yang kuat dan efektif memberikan keuntungan yang kompetitif



  • Kesadaran karyawan



  • Ketaatan pada persyaratan hukum



  • Meningkatkan citra



  • Stimulus untuk modernisasi




  • Kesesuaian dan nilai generasi
    Dengan audit independen dan ahli dari sistem manajemen organisasi, manajemen puncak dapat yakin bahwa sistemnya sesuai dengan persyaratan standar. Tambahan lagi, auditor kami berfokus pada identifikasi potensi perbaikan dan memberikan bimbingan pada proses pengambilan keputusan. 
    dqsindonesia.com

    0 komentar:

    Poskan Komentar

    TINGGALKAN SEBUAH KOMENTAR

    Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

     
    Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost Coupons